>

Apa itu Volatile dan Non Volatile Memory

Memory komputer sering kita gunakan untuk menyimpan hasil dari pemrosesan data yang telah diolah oleh komputer. Memory dalam dunia komputer dibagi menjadi dua tipe, yaitu Volatile Memory dan Non Volatile Memory. Apa bedanya serta fungsinya untuk perangkat komputer?


Volatile Memory

Volatile Memory adalah jenis memory yang dimana data dapat ditulis dan dihapus namun akan hilang pada saat daya ke perangkat hilang. Sehingga memory jenis ini membutuhkan daya untuk mempertahankan datanya.

RAM contoh dari Volatile Memory. Sumber : refurbo.co.uk
Contoh dari Volatile Memory ini adalah Random Access Memory atau RAM. RAM sendiri dalam komputer digunakan untuk menampung nilai informasi yang bersifat sementara dan yang membutuhkan akses pertukaran data yang cepat seperti untuk penggunaan aplikasi. Namun bila daya hilang maka seluruh data yang disimpan tadi akan dihapus.

Non Volatile Memory

Non Volatile Memory memiliki sifat berkebalikan dengan Volatile Memory. Dia tetap menyimpan data walaupun daya listriknya sudah tidak ada dan dia memiliki kecepatan lebih rendah dibandingkan dengan Volatile Memory. Mengapa bisa lebih rendah? dikarenakan Non Volatile Memory ini memperhatikan juga letak data disimpan sehingga membutuhkan sedikit waktu untuk mencari letak data yang disimpan tersebut.
Hardisk contoh dari Non Volatile Memory. Sumber : westerndigital.com
Non Volatile ini digunakan untuk menyimpan data bertipe sekunder yang digunakan dalam jangka panjang seperti file atau folder yang anda gunakan. Contoh dari Non Volatile Memory yang paling sederhana adalah Hardisk. Hardisk bila kita lihat dia tetap menyimpan data walaupun daya listriknya kita matikan dan ketika dihidupkan kembali maka data tersebut tetap ada ditempatnya seperti rak buku.

Nah itu tadi penjelasan sederhana tentang Volatile dan Non Volatile Memory. Bila ada tambahan silahkan di kolom komentar.

Kalian suka dengan tulisan di Repeatloop? Jangan lupa share ya terima kasih.

Tidak ada komentar